Skip to main content

Posts

Tunjukkan Otakmu bukan Ototmu

This notes made saat aku menonton berita tentang berbagai umat Islam di dunia mengungkapkan kemarahannya terhadap film "Innocent of Muslims". (Alhamdulillah TV Tuner-nya udah nyala, jadi aku bisa nonton TV, hehe) Kembali ke berita tadi, keningku berkerut dan tiba-tiba cerita tentang Abdul Muththalib muncul dalam ingatanku. Saat pasukan gajah Abrahah datang ke Mekkah untuk menyerang Ka'bah, ia juga merampas 200 unta milik Abdul Muththalib. Kemudian apa yang dilakukan kakek Rasulullah SAW ini? Beliau mendatangi Abrahah dan meminta untanya dikembalikan. Hal ini membuat Abrahah keheranan, "Kenapa kau menanyakan untamu yang hanya 200 ekor itu? Apa tidak sebaiknya kamu tanyakan tentang maksud kedatanganku disini, yang hendak menghancurkan Ka'bah, yang sudah berabad-abad disucikan oleh agamamu dan nenek moyangmu?" Abdul Muthalib menjawab, "Aku ini adalah orang yang mempunyai unta, adapun Ka'bah itu sudah ada yang mempunyai yaitu Tuhan (Allah), termasuk ...

(not) Waiting (anymore)

Every single day, each day feels like a year . It feels like you'll come in any second. It feels like I'll see you when I turn around. Even if it's for a year, I'm going to wait. Even if it's ten years, I'm going to wait. (Tired of Waiting - 2PM) Sosoknya masih berkeliaran di luar sana. Aku si tulang rusuknya masih diam disini. Dia yang namanya sudah tercatat dalam hatiku dan masih saja bersembunyi. Dia yang huruf-huruf dari namanya masih terpencar, sebagian terhempas keras di depanku, sebagian melambung tinggi ke langit. Nemu ini di draft postinganku tahun 2011, hahaha. Ternyata aku juga galau waktu itu, sekarang nggak lagi :). Alhamdulillah.

My Youth Night Poems

My knee shaked, because ... I was too shocked when I realized that a lot of youth far step ahead from me, I was too shocked when I can't have the "Passion" by Dedy Dahlan when I run for it but didn't fast enough, I was too shocked when I really try to be trusted again, but it just blow up by kind of bad time management, And all I can do until now still shock and do nothing! Let's go get busy, Queen! deskofbrian.com

DIY #1 - My Personal Overall Bag

Dimana ada asap disitu ada api, sejarah yang ada mempengaruhi yang sekarang terjadi. Once upon a time, aku cuma punya 1 buah tas bahu abu-abu yang belum sempat dicuci karena dipakai terus-terusan. Mau hunting di pojok-pojok hedon masih belum dapet ‘surat jalan’nya. Then, I should go back to Bandung (MCR and SMF meeting, English course, etc), dan tas abu-abuku masih seperti gumpalan debu! Tiba-tiba teringat overall waktu SMP yang sudah tak terpakai dan eurekaaa, I’ve imagine a design of Overall Backpack (actually I want to make it multifunction, as a backpack or a bag). Langsung aku presentasikan desainku itu pada ibuku yang mahir menjahit *_*. Dan setelah antusiasnya berkata-kata dengan alat peraga pula, ibuku mengernyitkan dahinya and says, “gak kebayang Teh, Mamah lagi ngerjain pesanan orang dulu ya, deadline-nya mepet.” Tidaaak! Ini sungguh bertentangan dengan prinsip-prinsip baruku tentang Self Revolution of Az. “Ya udah, az bikin polanya dulu, ntar periksa plus ka...

Beautiful Places #3

GH Universal Studios! Oops, salah, I mean Hotel not Studio. Hohoho. This is my dream wedding place *_*. Arsitekturnya bergaya Renaissance-udah kayak istana di Eropa sana. Jadi inget ama Westminster Abbey-nya Prince William ama Kate Middleton. Hehe. This is the view at night : Pas googling, sempet liat hotel ini mau dijual 300 milyar. Hotel yang sekarang itu udah ada yang beli atau masih dalam status dijual ya? Hmm. Kita coba masuk ke dalem 'istana' ini yuk...  

am I a good friend?

I can't completely understand what happened today. Maybe it's just my personal feeling. Sahabat saya menangis, dan saya hanya bisa terus mengikutinya tanpa suara. Sesenggukan, dan hening. I try to ask and care for her, really. But I think that's not enough. Banyak imajinasi muncul dalam pikiran saya. But the point is, mungkin saya terlalu terfokus pada bagaimana dia harus cerita dan berbagi sama saya, BUKAN pada apa yang dia alami sebenarnya. So, until this time I'm still a selfish person! Right? And then she go, with destination nowhere. And I'm just thinking that she chose her other bestfriend to share with! Still selfish, az. And unexpectedly, tiba-tiba dia datang ke rumah sahabat yang lain. Still silent. I just wondering, Why she chose to go there? Why she crying without sharing anything? What happen to her? Why she didn't come to me? STILL, selfish.

Menjadi Konsultan Kehidupan

Untuk sekedar jadi tempat curhat orang-orang di sekitar kita tidak dibutuhkan titel psikolog. Semua orang yang punya bakat terpendam sebagai konsultan kehidupan, bisa menjadi psikolog amatir yang membantu orang di sekitarnya. Kata salah satu dosen Observasi az, Pak Irfan Fahmi, modal yang kita butuhkan HANYA ngomong, nulis , dan mendengar. Inspired by kata-kata Pak Irfan tadi siang itu, az coba ngembangin konsepnya: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiObrlcPSA32rJcr-O2_NPzhq0D9UyRVNGS5NLcIF2LTQjeqUHtsKWFHpkBbHf77cczHNtI6sNNyiv8c79vuWNyIPvHKRGoeka9r53YCX4woZmPUAsD7xwsvH43SAGQWezWCJgMvu9OUOU/s1600/talk_to_me.gif Bicara